Category Archives: Wisata

Nuansa Wisata Seni Budaya Bali Yang Indah

Wisata Dan Seni Budaya Bali Yang Indah

Jika kita melihat berwisata ke Bali kita sangat merasakan betul wisata seni budaya di bali itu berbaur menjadi satu yang menjadikan Bali adalah tempat wisata yang penuh dengan nuansa seni dan budaya. Bali adalah pulau yang sudah dikenal oleh dunia internasional karena memiliki banyak eksotisme alam dan juga dengan kebudayaan dan keseniaan yang sangat mendukung sebagai gambaran ke pada dunia bahwa ini adalah Bali yang punya khas dan keunikan di dalam meramu budaya dan seni nusantara. Kebudayaan dan kesenian bali punya peran banyak dalam pariwisatanya. Kita bisa merasakan nilai tradisi dan seni budaya bali tidak akan bisa hilang dari bentuk penyajian wisata yang mereka tawarkan.

Dan ini ragam seni budaya di bali yang di jadikan komoditas wisata yang ada disana.

Tarian Kecak
Tari ini selamanya dijadikan sebagai salah satu obyek wisata seni tari favorit para wisatawan. Banyak wisatawan yang tertarik bersama dengan tarian yang ditarikan oleh banyak lelaki ini gara-gara berasa punyai aura mistis tetapi penuh bersama dengan ajaran nilai budaya masyarakat Bali.

Pakaian Adat Bali
Pakaian tradisi Bali kerap digunakan oleh para pelayan di restoran atau hotel sebagai seragam yang perlu dikenakan, disamping terhitung dipakai dalam upacara adat. Tak jarang jikalau upacara dan perayaan terhitung dipertontonkan kepada masyarakat. Banyak sekali wisatawan yang bahagia berkunjung ke Bali saat tengah ramai perayaan upacara tradisi yang selalu punyai kesan sakral dan mistis.

 Rumah Adat Bali
Masyarakat di Bali tetap banyak gunakan rumah rutinitas cocok norma sosial rutinitas yang diajarkan. Sehingga, kecuali anda berkunjung, khususya di desa-desa, memadai jarang tersedia rumah bergaya modern. Rumah Adat ini terhitung dipengaruhi berasal dari seni budaya di Bali.

Seni lukis
Pulau Bali punyai banyak maestri pelukis handal yang karya-karyanya dianggap dan terkenal. Cukup banyak pelukis di Bali, yang bisa diacungi jempol dikarenakan karya seni lukisnya yang luar biasa. Boleh dikata, Bali sebenarnya banyak menaruh bakat seniman yang terpendam.

Dan masih banyak ragam seni budaya lain yang mereka sajikan untuk bisnis pariwisata di sana.

Serunya Ekowisata Mangrove Di Wonorejo Surabaya

Pejabat kota memiliki banyak perubahan untuk membuat wajah lebih pro-lingkungan Surabaya. Beberapa taman kota telah dibangun tidak hanya sebagai ruang hijau, tetapi juga liburan keluarga alternatif. Dengan meningkatnya jumlah ruang hijau milik Surabaya, membantu mengurangi jumlah polusi di meteropolitan kota kedua ini. Selain keberadaan taman kota, sekarang Surabaya juga hutan Mangrove wisata Wonorejo meningkat indikasi bahwa Surabaya masih prihatin tentang pelestarian lingkungan. Untuk Hutan Mangrove Wonorejo ini, pejabat kota berharap untuk memakainya Surabaya East Coast penurunan terjadi.

wisata hutan bakau
wisata hutan bakau

Penanaman mangrove di-wonorejoHutan atau Ekowisata Mangrove Wonorejo terletak di Jl. Raya Wonorejo No. 1, Rungkut, Surabaya. Dijangkau dari Bandara Internasional Juanda, Ekowisata Mangrove Wonorejo dapat, dalam waktu 40 menit atau sejauh 17,4 km per jalan tol Waru-Juanda. Hutan mangrove sering digunakan sebagai berbagai lembaga pendidikan sebagai cara untuk melestarikan alam dengan menanam hutan bakau. Sekarang manrove di kawasan hutan menjadi ditumbuhi dengan luas lebih dari 200 hektar Kuran dan menjadi tempat yang nyaman untuk 30 jenis satwa yang dilindungi, salah satunya adalah kera ekor panjang. hutan mangrove ini juga sering digunakan sebagai persinggahan jujukan beberapa burung pantai.

wonorejoUntuk bakau perahu ke lokasi hutan mangrove, sejumlah isu yang perlu ditransfer. Yang pertama terletak di pintu masuk dengan teras yang dapat Anda gunakan untuk berisitirahat. Dari sana, hutan tidak terlihat jadi harus berjalan ke dermaga, di mana kapal membawa Anda berbohong ke kawasan hutan. Ingat untuk membawa makanan dan miuman karena di sekitar hutan, tidak ada makanan atau minuman vendor. Di bidang ekowisata Mangrove Wonorejo masukkan tiket masyuk dikenakan Rp Rp 25.000-15.000 untuk orang dewasa dan anak-anak. Harga tiket sudah termasuk biaya kapal dan perahu yang jalan di hutan. Beberapa kapal dan perahu telah ditetapkan, mulai dari kapal kapasitas Samudra Jaya 50-60 orang, dengan kapasitas 35 kapal dan 40 orang dewasa dan speed boat berkapasitas 6 orang. Apakah akan menggunakan speedboat saat Anda membayar Rp 300.000 biaya untuk perjalanan.

perjalanan sungai menaraDisepanjang dengan aliran yan air yang tenang, Anda akan ditemani oleh sejumlah hewan liar dan burung berkibar. Sayangnya, untuk terinfeksi keindahan pemandangan hutan dengan limbah yang dicuci ke sungai. Jadi jika Anda berada di sana, membawa sampah dan tidak begitu mencemari sungai. Karena setelah adanya limbah yang cukup untuk mengganggu kehidupan bakau dan penghuninya. Setelah perjalanan 15 menit, Anda juga mendapatkan hutan kawsan mangrove. Untuk berjalan di daerah berhutan, siap berbagai tebuat dari anyaman bambu.

pertamini Gazebo dan lap akhir lagu, Anda menyiapkan dua gazebo oleh polisi dan Surabaya adalah salah satu dari pemerintah Indonesia. Para tamu dapat bersantai di gazebo sambil menikmati hutan bakau yang indah tenang. Jika Anda membawa makan siang Anda, Anda dapat piknik di sini dengan keluarga. waktu Dibrerikan oleh manajer Ekowisata Mangrove Wonorejo dari dermaga keberangkatan adala 1,5 jam. Jadi pastikan untuk tidak jatuh di belakang perahu di dermaga ya. Tapi secara keseluruhan, kapal akan memastikan bahwa tidak ada penumpang kiri dan mencari segera yang terjadi.

mangroveSelain kapal batik dan menumpahkan, Ekowisata Mangrove Wonorejo juga memiliki beberapa fasilitas lain seperti supermarket, toilet, restoran batik ruang penjualan mangrove. Keberadaan ekowisata Mangrove Wonorejo akan menjadi salah satu spesies alternatif Surabaya. Menikmati udara segar di tengah-tengah keramaian dan hiruk pikuk polusi Surabaya dan menjalani petualangan yang berbeda di Ekowisata Mangrove Wonorejo dengan keluarga

Wisata ke Taman Rimba Raya Ir. H. Juanda – Maribaya

taman-hutanBila Anda menginginkan nikmati situasi rimba yang rimbun waktu berkunjung ke kota Bandung, Anda bisa berkunjung ke Taman Rimba Raya Ir. H. Juanda (TAHURA). Dengan luas nyaris 600 hektar, lokasi yang dipenuhi pohon-pohon besar bakal berikan Anda kesejukkan yang beri kesegaran. Bukan sekedar nikmati rimbunnya pohon-pohon, Anda dapat juga nikmati air terjun, goa, pemandian air panas, monumen serta tempat menarik yang lain dalam satu ruang yang sama.

Taman Rimba Raya
Terdapat banyak pintu masuk untuk masuk tempat ini. Yang pertama pintu masuk di daerah Lembang, yang disebut pintu IV. Masuk lewat pintu ini, Anda tak perlu meniti jarak sangat jauh untuk meraih air terjun paling dekat yakni Curug Omas. Ticket masuk yang perlu dibayar per orang yaitu Rp 8. 000, – serta Rp 10. 000, – untuk parkir mobil. Menurut petugas, cuma dengan jarak 800 mtr. Anda bisa lihat air terjun ini.
Masuk taman lewat pintu IV ini, Anda bisa lihat peta yang diisi gambar sebagian beberapa tempat menarik yang ada di taman rimba yang terdapat di Kecamatan Cicadas serta Kecamatan Lembang dari kota Bandung. Peta ini dapat tunjukkan arah yang perlu diambil untuk menuju tempat itu. Sebagian tempat yang ada disini yang menarik dikunjungi yaitu Air Terjun atau Curug Omas, Curug Lalay, Curug Dago, Patahan Lembang, Gua Jepang, Gua Belanda, serta sebagian prasasti. Diluar itu, bersebelahan dengan Taman Rimba Raya Ir. H. Juanda, ada tempat yang cukup populer mulai sejak zaman Belanda yakni Maribaya.
Curug Dago, Goa Jepang atau Goa Belanda semakin lebih gampang diraih bila Anda masuk lewat pintu I atau pintu II yang ada di lokasi Dago. Lantaran luasnya lokasi taman rimba ini, Anda bisa masuk lewat pintu IV serta keluar di pintu lain yang ada di segi satunya yang telah ada di lokasi Dago. Menurut petugas dibutuhkan saat 2 jam jalan kaki dari pintu yang ada di Lembang hingga menuju pintu yang ada di Dago ataupun demikian sebaliknya. Tantangan ini pas untuk Anda yang suka pada alam serta suka untuk olahraga.

Curug Omas
Curug OmasSalah satu yang menarik yaitu Curug Omas. Selama perjalanan menuju Air Terjun Omas atau Curug Omas dari gerbang IV, Anda bakal nikmati rimbunnya pohon-pohon yang ada di kiri kanan jalan setapak yang telah berbatu hingga perjalananan Anda tidaklah terlalu berat. Samping kanan adalah dinding tanah yang banyak ditumbuhi pohon-pohon, sedang pada segi samping kiri ada pohon-pohon sebagai pembatas dengan jalan yang ada dibagian bawah. Jalan tidaklah terlalu menanjak jadi akan tidak menyusahkan Anda. Keseluruhannya, Taman Rimba Raya ini ada di ketinggian 770 hingga 1330 di atas permukaan laut.
Anda tak perlu terasa takut kelelahan untuk meraih Curug Omas lantaran Anda bisa naik ojek motor yang bakal mengantar Anda lebih dekat ke Air Terjun Omas. Ojek motor umumnya bakal melalui serta tawarkan jasanya terutama bila mereka lihat wanita atau orangtua yang umumnya tak kuat jalan jauh. Namun, bila fisik masihlah kuat, rasa-rasanya lebih nikmat jalan kaki, lantaran Anda bisa lihat hijaunya dedaunan dengan lebih lama serta rasakan sejuknya hawa pegunungan.
Hingga di ujung jalan berbatu ada pangkalan ojek, disinilah tempat paling akhir ojek motor bisa mengantar. Medan setelah itu yaitu menuruni anak tangga tanah. Bila setelah hujan baiknya Anda waspada supaya tak tergelincir.
Menuruni jalan yang sedikit berkelok-kelok, Anda bakal hingga pada suatu jembatan dengan sisinya dipagari besi berwarna merah. Pada segi kiri dari jembatan, di bagian yang lebih atas ada sungai yang mengantarkan air serta lalu dijatuhkan ke bawah. Sungai yang bernama Cikapundung ini menjatuhkan volume air yang banyak dari ketinggian 30 mtr. hingga membuat air terjun. Berikut Curug Omas. Dibawah jembatan berikut ada Air Terjun Omas atau Curug Omas.
Banyak pengunjung yang berhenti di jembatan ini untuk nikmati nada air terjun, lihat derasnya air yang jatuh ke bawah serta rasakan segarnya percikan-percikan air terjun ini. Namun, baiknya Anda bertukaran bila menginginkan berlama-lama diatas jembatan ini, lantaran pada ujung jembatan tercatat peringatan supaya cuma ada 5 orang saja diatas jembatan. Ini adalah perlindungan supaya jembatan tak keunggulan beban.
Sayangnya, di Air Terjun Omas ini pengunjung tidak bisa nikmati segarnya air terjun dengan cara segera. Pengunjung tidak bisa mandi di air terjun ini. Pagar-pagar besi membuat perlindungan pengunjung dari air terjun ini. Rasa-rasanya memanglah mustahil lantaran basic air terjun ini ada dibawah jembatan dengan adanya banyak batu serta air yang nampaknya dalam.
Bila Anda menginginkan lihat air terjun dengan posisi lebih bawah, Anda bisa menuruni tangga-tangga berbatu yang ada di samping kanan jembatan. Setelah tiba diakhir tangga, pada samping kanan ada jembatan yang telah ditutup serta ditumbuhi pohon-pohon liar. Baiknya, janganlah sangat ke tengah jembatan serta janganlah sangat beberapa orang di atas jembatan lantaran kayu jembatan tampak rapuh. Untuk amannya, Anda bisa melihat air terjun dari rerumputan sebelumnya jembatan ini. Lihat air terjun ditempat ini lebih indah, lantaran bisa dengan lebih terang lihat besarnya air terjun serta banyak air yang jatuh.
Sesudah menyeberangi jembatan merah yang ada pas di atas Air Terjun Omas, Anda bisa nikmati situasi nyaman dengan sekedar duduk dibawah pohon-pohon yang tinggi sembari melihat sungai atau air terjun. Ada kios-kios yang jual makanan serta anak-anak yang tawarkan tikarnya untuk disewa. Ada pula tembok yang diisi bebrapa photo dari beberapa tempat menarik yang ada di sini.
Pada pohon-pohon di sini juga ada monyet atau kera ekor panjang. Mereka biasanya ada ditempat yang jauh dari manusia. Mereka bakal mencari beberapa bekas makanan yang berceceran. Monyet-monyet ini bakal pergi bila kita mendekatinya. Jadi, bila menginginkan lihat tingkah lucunya, janganlah sangat dekat dengan mereka.